a letter from the writer of ‘Rumah’

Dengan ini saya menyatakan bahwa Cerpen berjudul “Rumah” yang dimuat di Majalah Femina edisi F51/2011 edar : 29 Desember 2011 adalah benar karya yang sangat mirip dengan cerita pada novel Divortiare karya Ika Natassa, terbitan Gramedia Pustaka Utama (Juni 2008) khususnya di halaman 145 - 152.
Berdasarkan pembicaraan saya dengan Saudari Asteria Elanda (Redaktur Pelaksana Feature Femina) via telepon pada Senin, 2 Januari 2012 pukul 16.30, pada intinya saya mengakui kekeliruan yang terjadi dan hal itu merupakan tindakan pribadi yang kurang dipahami akibatnya. Dalam hal ini saya sangat menyesalkan tindakan saya dan memohon maaf sebesar-besarnya atas tindakan saya dan dampaknya pada Mbak Ika Natassa Majalah Femina. Saya sangat beritikad baik dengan keterbatasan kapasitas saya bahwa tindakan plagiat ini dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan dan saya amat berkenan untuk menyatakan permintaan maaf kepada semua pihak yang berkepentingan dan pihak yang dirugikan untuk meluruskan hal ini.
Namun, dengan segala kerendahan hati, saya memohon Mbak Ika Natassa berkenan berbaik hati agar permasalahan dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak berlanjut ke ranah hukum. Karena sungguh, saya tidak memiliki kapasitas secara moril maupun materiil untuk berhadapan dengan hukum.
Saya tak ubahnya dengan banyak perempuan lain yang merupakan penggemar berat Mbak Ika Natassa dan karya-karyanya; khususnya Divortiare yang saya baca puluhan kali dan saya begitu hafal halaman demi halaman. Saya pun tak ubahnya banyak orang yang sangat senang membaca dan suatu hari dapat berharap menjadi penulis. Tapi tentu tindakan saya memplagiasi karya Mbak Ika Natassa bahkan mengirimkannya kepada Majalah Femina adalah tindakan sembrono yang tidak saya pahami dengan baik akibatnya kepada diri saya sendiri, pihak Majalah Femina, maupun Mbak Ika Natassa sendiri.
Sekali lagi saya memohon maaf atas tindakan saya yang telah merugikan banyak pihak khususnya Mbak Ika Natassa. Tentu saya mengambil banyak hikmah dan pelajaran atas tindakan saya ini bahwa sebagian orang termasuk saya memang terlahir untuk menjadi pembaca dan bukan penulis. Atas perkenan untuk memaafkan dan menyikapi permasalahan ini dengan segala kebaikan hati, saya ucapkan banyak terima kasih.

Hormat Saya,
(Ana Westy)

1 note

Show

  1. dee-tya reblogged this from ikanatassa
  2. ikanatassa posted this